MAKALAH
PNEUMATIK DAN ELEKTRO PNEUMATIK
NAMA : RAHMAN
NIM : 2015011023
SISTEM
KOMPUTER
STMIK BINA
ADINATA
BULUKUMBA 2017
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah.. Puji syukur kehadirat Allah SWT. atas segala
rahmat dan hidayah-Nya. Segala pujian hanya layak kita aturkan kepada Allah
SWT. Tuhan seru sekalian alam atas segala berkat, rahmat, taufik, serta
petunjuk-Nya yang sungguh tiada terkira besarnya, sehingga penulis dapat
menyelesaikan makalah yang penulis berisi judul ”Pneumatik dan
Elektro Pneumatik”. Dalam penyusunan makalah ini,
penulis mendapat banyak bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu penulis
mengucapkan rasa berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang telah
memberikan dukungan, moril, dan kepercayaan yang sangat berarti bagi penulis.
sSmoga semua ini bisa memberikan sebuah nilai kebahagiaan dan
menjadi bahan tuntunan kearah yang lebih baik lagi. Penulis tentunya berharap
isi makalah ini tidak meninggalkan celah, berupa kekurangan atau kesalahan,
namun kemungkinan akan selalu tersisa kekurangan yang tidak disadari oleh
penulis.
Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang
membangun agar makalah ini dapat menjadi lebih baik lagi. Akhir kata, penulis
mengharapkan agar makalah ini bermanfaat bagi semua pembaca.
Bulukumba,
05 Juli 2017
RAHMAN
2015011023
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR....................................................................................ii
DAFTAR ISI................................................................................................
iii
BAB I
PENDAHULUAN..............................................................................1
A.
Latar Belakang............................................................................................. 1
B.
Rumusan
Masalah.........................................................................................1
C.
Tujuan...........................................................................................................1
BAB 2
PEMBAHASAN...............................................................................2
1.
Pengertian
Pnumatik......................................................................2
2.
Pengertian Elektro
Pneumatik........................................................4
BAB 3 PENUTUP..........................................................................................6
A.
Kesimpulan.........................................................................................6
B.
Saran...................................................................................................6
DAFTAR
PUSTAKA.............................................................................. .......7
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Udara merupakan sumber daya alam dans angat mudah
didapatkan sehingga pada
realisasi dan aplikasi teknik sekarang ini udara banyak digunakan sebagai penggerak untuk
mengontrol peralatan dan komponen-komponennya
yang kita kenal
sekarang ini dengan pneumatik. Pneumatik
berasal dari kata Yunani :pneuma=udara.
Jadi pneumatic adalah ilmu yang
berkaitan dengan gerakan maupun kondisi
yang berkaitan dengan udara. Perangkat
pneumatic bekerja dengan memanfaatkan
udara yang dimampatkan (compressed
air). Di dalam perkembangannya system pneumatik digabungkan
dengan system elektrik
untuk mempermudah pengoperasian
yang disebut Sistem Elektropneumatik.
Keuntungan penggunaan
komponen elektrik sebagai kontrol
dari sistem pneumatik adalah sinyal
elektrik dapat ditransmisikan melalui
kabel secara mudah dan cepat dengan
jarak yang jauh. Sedangkan untuk sinyal
mekanik atau sinyal transmisi pneumatik
lebih rumit.
B.
Tujuan Pembuatan Makalah
Dalam pembuatan makalah ini penulis ingin memaparkan
tentang Sistem Pengertian Pneumatik
dan Elektro Pneumatik.
BAB 2
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Pneumatik
Pneumatik
merupakan teori atau pengetahuan tentang udara yang bergerak, keadaan-keadaan
keseimbangan udara dan syarat-syarat keseimbang-an. Orang pertama yang dikenal
dengan pasti telah menggunakan alat pneumatik adalah orang Yunani bernama
Ktesibio. Dengan demikian istilah pneumatik berasal dari Yunani kuno yaitu pneuma
yang artinya hembusan (tiupan). Bahkan dari ilmu filsafat atau secara
philosophi istilah pneuma dapat diartikan sebagai nyawa. Dengan kata lain
pneumatik berarti mempelajari tentang gerakan angin (udara) yang dapat
dimanfaatkan untuk menghasilkan tenaga dan kecepatan.
Pneumatik merupakan cabang teoritis aliran atau mekanika
fluida dan tidak hanya meliputi penelitian aliran-aliran udara melalui suatu sistem
saluran, yang terdiri atas pipa-pipa, selang-selang, gawai (device) dan
sebagainya, tetapi juga aksi dan penggunaan udara mampat. Udara yang
dimampatkan adalah udara yang diambil dari udara lingkungan yang kemudian
ditiupkan secara paksa ke dalam tempat yang ukurannya relatif kecil.
Pneumatik dalam pelaksanaan teknik udara mampat dalam
industri (khususnya dalam teknik mesin) merupakan ilmu pengetahuan dari semua
proses mekanis dimana udara memindahkan suatu gaya atau suatu gerakan. Dalam
pengertian yang lebih sempit pneumatik dapat diartikan sebagai teknik udara
mampat (compressed air technology). Sedangkan dalam pengertian teknik
pneumatik meliputi : alat-alat penggerakan, pengukuran, pengaturan,
pengendalian, penghubungan dan perentangan yang meminjam gaya dan penggeraknya
dari udara mampat. Dalam penggunaan sistem pneumatik semuanya menggunakan udara
sebagai fluida kerja dalam arti udara mampat sebagai pendukung, pengangkut, dan
pemberi tenaga.
Adapun ciri-ciri dari para perangkat sistem pneumatik
yang tidak dipunyai oleh sistem alat yang lain, adalah sebagai berikut :
- Sistem pengempaan, yaitu udara disedot atau diisap
dari atmosphere kemudian dimampatkan (dikompresi) sampai batas tekanan
kerja tertentu (sesuai dengan yang diinginkan). Dimana selama terjadinya
kompresi ini suhu udara menjadi naik.
- Pendinginan dan penyimpanan, yaitu udara hasil kempaan
yang naik suhunya harus didinginkan dan disimpan dalam keadaan bertekanan
sampai ke obyek yang diperlukan.
- Ekspansi (pengembangan), yaitu udara diperbolehkan
untuk berekspansi dan melakukan kerja ketika diperlukan.
- Pembuangan, yaitu udara hasil
ekspansi kemudian dibebaskan lagi ke atmosphere (dibuang).
Ø Komponen-komponen
dalam Sistem Pneumatik
Berikut
komponen-komponen yang digunakan pada sistem pneumatik hapir sama dengan sistem
hidrolik :
1.
Kompresor
2.
Regulator dan Gauge
3.
Check valve
4.
Tanki Akumulator
5.
Saluran Pipa
6.
Directional Valve
7.
Aktuator
2.
Pneumatik Elektronik
Elektro pneumatik merupakan
pengembangan dari pneumatik,
dimana prinsip kerjanya memilih energi
pneumatik sebagai media kerja (tenaga penggerak)
sedangkan media kontrolnya mempergunakan
sinyal elektrik ataupun elektronik.Sinyal
elektrik dialirkan ke kumparan yang
terpasang pada katup pneumatik dengan mengaktifkan
sakelar, sensor ataupun sakelar pembatas
yang berfungsi sebagai penyambung ataupun
pemutus sinyal.
Sinyal yang dikirimkan ke kumparan tadi akan
menghasilkan medan elektromagnit
dan akan mengaktifkan/ mengaktuasikan
katup pengatur arah sebagai elemen
akhir pada
rangkaian kerja pneumatik. Sedangkan media
kerja pneumatik akan mengaktifkan atau menggerakkan
elemen kerja pneumatik
seperti motor-pneumatik atau silinder
yang akan menjalankan sistem.
Ø Prinsip Kerja
- Sinyal elektrik dialirkan ke kumparan yang terpasang
pada katup pneumatik.
- Sinyal yang dikirimkan tadi akan menghasilkan medan
elektromagnetik dan akan mengaktifkan katup pengatur arah sebagai elemen
akhir pada rangkaian kerja pneumatik.
- Media kerja pneumatik akan mengaktifkan elemen kerja
pneumatik seperti motor pneumatik yang menjalankan sistem
Tenaga fluida adalah istilah yang
mencakup pembangkitan, kendali dan aplikasi dari fluida bertekanan yang
digunakan untuk memberikan gerak. Berdasarkan fluida yang digunakan tenaga
fluida dibagi menjadi pneumatik, yang menggunakan udara, serta hidrolik, yang
menggunakan cairan. Dasar dari aktuator tenaga fluida adalah bahwa fluida
mempunyai tekanan yang sama ke segala arah. Dalam sistem pneumatik, aktuator berupa
batang piston mendapat tekanan udara dari katup masuk, yang kemudian memberikan
gaya kepadanya.
Udara
sebagai fluida kerja pada sistem pneumatik memiliki karakteristik khusus,
antara lain :
- Jumlahnya tak terbatas
- Mencari tekanan yang lebih rendah
- Dapat dimampatkan
- Memberi tekanan yang sama rata ke segala arah
- Tidak mempunyai bentuk (menyesuaikan dengan tempatnya)
- Mengandung kadar air
e
BAB 3
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Ø Pneumatik
merupakan teori atau pengetahuan tentang udara yang bergerak, keadaan-keadaan
keseimbangan udara dan syarat-syarat keseimbang-an. Orang pertama yang dikenal
dengan pasti telah menggunakan alat pneumatik adalah orang Yunani bernama
Ktesibio. Dengan demikian istilah pneumatik berasal dari Yunani kuno yaitu pneuma
yang artinya hembusan (tiupan).
Ø Elektro pneumatik merupakan
pengembangan dari pneumatik,
dimana prinsip kerjanya memilih energi
pneumatik sebagai media kerja (tenaga penggerak)
sedangkan media kontrolnya mempergunakan
sinyal elektrik ataupun elektronik.Sinyal
elektrik dialirkan ke kumparan yang
terpasang pada katup pneumatik dengan mengaktifkan
sakelar, sensor ataupun sakelar pembatas
yang berfungsi sebagai penyambung ataupun
pemutus sinyal.
B.
Saran
Kami
menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis
akan lebih fokus dan detail dalam menjelaskan tentang makalah di atas dengan
sumber–sumber yang lebih banyak yang tentunya dapat di pertanggung jawabkan.
DAFTAR
PUSTAKA
-
kemal-playsite.blogspot.com/2012/09/pneumatik-dan-elektro-pneumatik.html
- lukmanatmoshpherngeblues.blogspot.com/2015/01/artikel-pneumatik.html?m=1
- https://panglimaotomasi.wordpress.com/elektro-pneumatik/

No comments:
Post a Comment